KOMISI PENYIARAN INDONESIA DAERAH (KPID) KALIMANTAN BARAT

LEMBAGA NEGARA INDEPENDEN | Alamat Kantor: Jl. Adi Sucipto No. 50 Pontianak Kelurahan Bangka Belitung Laut, Kota Pontianak. Tlp : +62 811-577-877 Email : kpid.propkalbar@gmail.com Instagram : kpidprovkalbar

Komisioner KPID Periode 2025-2028

Anggota KPID Kalimantan Barat yang dilantik pada 30 Desember 2025

Analog Switch Off

Menyambut Kick Off Siaran Digital 2 November 2022

Pengaduan KPID

jika ada isi siaran yang melanggar P3SPS laporkan !

PPID KPID Kalimantan Barat

Memberikan Pelayanan Informasi Publik yang cepat, terbuka dan bebas biaya

Friday, 23 September 2022

KPID kunjungi Kelurahan Bangka Belitung Laut


KPID kalimantan Barat memiliki tugas dan wewenang melakukan pengawasan terhadap isi siaran. Dengan pengawasan diharapkan lembaga penyiaran dapat membuat dan menayangkan program siaran yang sehat, dan tidak melanggar aturan pada pedoman perilaku penyiaran dan standar pogram siaran P3SPS. Selain itu kesadaran masyarakat dalam memilih isi siaran yang tepat menjadi filter utama menjaring siaran yang tidak sehat.

Oleh sebab itu, kamis 22 setember 2022, Ketua KPID Kalimantan Barat, M.Y.I Deddy Malik, ST didampingi anggota KPID korbid Kelembagaan Meriana, Spd melakukan kunjungan ke kelurahan Bangka Belitung Laut. Kunjungan ini dimaksudkan sebagai langkah koordinasi program kerja KPID Kalbar dalam mensosialisasikan siaran sehat bagi masyarakat, khususnya masyarakat kelurahan Bangka Belitung Laut.

Lurah Bangka Belitung Laut, Junarta S.Sos yang menyambut KPID Kalbar menyambut baik kunjungan ini. Mengingat pentingnya literasi siaran sehat untuk mencipatakan masyarakat yang sadar informasi dan bijak memilih tayangan di tengah arus informasi global saat ini.

Ketua KPID Kalbay M.Y.I Deddy Malik menegaskan tujuan KPID Kalbar ingin memberikan literasi kepada masyarakat sekaligus membangun kesadaran pentingnya memilih siaran yang sehat. Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting untuk memilih siaran sehat sehingga bisa mengambil manfaat untuk kehidupan, baik dari sisi SDM, parenting, kesehatan, dan ekonomi kreatif. Peran penting masyarakat turut membangun lembaga penyiaran menghadirkan siaran yang bermanfaat bagi pemirsanya

Selain itu, di tengah masyarakat KPID ikut mensosialisasikan tentang ASO atau analog switch off yang akan diberlakukan pada 2 November nanti. "Kami bersama dengan lembaga penyiaran memberikan informasi perlunya pemahaman peralihan teknologi dari analog ke digital, dengan kualitas gambar yang bersih, suara yang jernih, dan teknologi yang canggih. Masyarakat tidak perlu khawatir, teknologi yang lama televisi tabung bisa mendapatkan siaran tv digital dengan menggunakan set top box,” Ungkap Deddy. (Ca)


FGD Puslitbang TVRI: Menjaring Potensi Pendapatan TVRI di Pontianak

 


KPID Kalimantan Barat diwakili Ketua M.Y.I Deddy Malik menghadiri Focus Group Discussion (FGD) di Pontianak, Rabu (21/9/2022). Kegiatan ini dimaksudkan Untuk mensosialisasikan dan meningkatkan kerjasama dengan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh pusat penelitian dan pengembangan TVRI kali ini mengangkat tema kajian market share dan potensi pendapatan TVRI di kota Pontianak. FGD ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dan saran dari berbagai kalangan dalam fungsi TVRI sebagai Media Publik milik pemerintah, khususnya dalam pelayanan jasa penyebarluasan informasi serta pengelolaan penyiaran.

Dalam kesempatan tersebut Kepala stasiun TVRI Kalimantan Barat Syarifuddin, S.E., M.M.mengatakan keberadaan TVRI saat ini dituntut dapat memberikan layanan informasi  yang maksimal. Sesuai dengan fungsinya sebagai lembaga penyiaran publik TVRI bekerja sesuai dengan amanat birokrasi untuk menunjang pembangunan khususnya bidang penyiaran. Melalui kerja TVRI diharapkan akan ada efek pendapatan yang digunakan untuk negara.

Tidak hanya melalui program penyiaran, diharapkan sumber pendapatan lain melalui kerjasama dalam penyewaan aset atau memberikan jasa produksi dapat terus dikembangkan. FGD ini dimaksudkan menjaring masukkan dalam peningkatan layanan TVRI di era digital saat ini. FGD dihadiri oleh kalangan akademisi, lembaga BUMN, humas pemda dan perwakilan kementerian keuangan ini. 


Diskusi membahas peluang kerjasama, meliputi tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), konsep program siaran serta langkah strategis penyiaran menjelang Analog Swicth Off (ASO) .  Pengembangan sumber daya manusia (SDM) turut menjadi sorotan. SDM TVRI diharapkan mampu memberikan sajian informasi, hiburan dan pendidikan sesuai dengan kemajuan teknologi saat ini. Sehingga lembaga penyiaran LPP TVRI menjadi media pilihan dalam melakukan penyiaran sebagai Media pemersatu bangsa.

Suasana FGD yang dihadiri berbagai kalangan.


Dalam kesempatan yang diberikan, Ketua KPID Kalbar, M.Y.I Deddy Malik menyampaikan pentingnya TVRI Kalimantan Barat meningkatkan sajian informasi daerah sehingga mampu menunjang program pembangunan daerah. Selain itu, dengan menguatkan konten lokal diharapkan pihak-pihak pemerintah atau swasta Kalbar yakin dan mau menjadikan TVRI partner kerjasama yang akan meningkatkan pendapatan TVRI Kalbar.


FGD Puslitbang TVRI ditutup dengan paparan materi produk layanan jasa di TVRI dan peluang kerjasama bidang penyiaran, serta pemanfaatan platform digital  yang selanjutnya menunjang kualitas penyiaran dan penyebarabn informasi mengikuti perkembangan teknologi saat ini. (Pc)


Thursday, 22 September 2022

Kompas TV Pontianak Perluas Jaringan Melalui Internet


Komisioner KPID Kalimantan Barat mengunjungi lembaga penyiaran televisi, Kompas TV. Kunjungan disambut oleh Kepala Biro Kompas TV Pontianak, Dwi Nardi. Pada awal perbincangan Dwi memaparkan sejarah Kompas TV yang hadir sebagai stasiun televisi swasta di kota Pontianak. Kompas TV Pontianak semula bernama Khatulistiwa TV,berdiri pada bulan agustus 2005, Pada tanggal 1 februari 2014, Khatulistiwa TV berganti nama menjadi Kompas TV Pontianak.

Dalam perjalanannya di media televisi pada maret 2016, Kompas TV meneguhkan diri sebagai televisi yang berfokus pada pemberitaan. Selain buletin berita, Kompas TV mengemas program berita melalui berbagai program talkshow, jelas Dwi Nardi.

Saat ini, Kompas TV Pontianak dimiliki oleh Kompas Gramedia Media (KG Media). Di kota Pontianak Jangkauan siaran meliputi Kota Pontianak, Kabupaten Memawah, dan Kabupaten Landak. Bersiaran di Channel 39 UHF dan siaran Digital di 48 UHF. Pada tahun 2022 Kompas TV telah memiliki 31 Kantor Biro tersebar dari Aceh sampai Merauke. Stasiun televisi di Pontianak ini merupakan salah satu dari jaringan Kompas TV. Siaran Lokal di Pontianak dimulai pada pukul 04.30 samapai dengan pukul 07.00, dengan total waktu dua setengah jam. Ditambah Kompas TV melakukan reportase pada program buletin berita yang disiarkan nasional dari Jakarta.

Sebagai televisi yang bersiaran di wilayah Kota Pontianak dan sekitarnya, Kompas TV memiliki keterbatasan jangkauan siar relatif terbatas. Mengatasi hal itu Dwi Nardi menjelaskan Kompas TV Pontianak mengoptimalkan tayangan melalui media sosial, youtube dan lainnya. Saat ini tayangan konten yang disukai di kanal youtube Kompas TV Pontianak didominasi oleh konten lokal. Beberapa Program yang ditayangkan oleh Kompas TV Saat ini meliputi:

  • Kompas Kalbar
  • Sapa Pontianak
  • Bincang Khatulistiwa
  • Khatulistiwa Sepekan
  • Screenplay
  • 1001
  • Mutiara Hati

Dalam kesempatan wawancara dengan jurnalis Kompas TV, Ketua KPID Kalbar, M.Y.I Deddy Malik menekankan perlunya lembaga penyiaran di daerah meningkatkan konten lokal. Serta sinergisitas lembaga penyiaran bersama KPID dan Pemprov dalam mendukung program pembangunan di daerah Kalimantan Barat. Deddy juga menyinggung pentingnya Perda penyiaran seperti yang telah diterapkan oleh provinsi DI.Yogyakarta. Dengan adanya perda diharapkan awak media semakin terlindungi. Serta membuat produksi isi siaran semakin beragam di daerah, sehingga membuka peluang ekonomi dan pendapatan daerah bidang penyiaran.

Kanal Youtube Kompas TV Pontianak

Pada diskusi KPID Kalbar Berharap langkah Kompas TV yang memiliki biro di daerah dapat diterapkan juga pada stasiun televisi berjaringan yang ada di Kalimantan Barat. Sehingga penyebaran informasi dan konten daerah menjadi diketahui masyarakat luas. Tidak hanya itu, dengan semakin baiknya penyiaran daerah akan menunjang pengembangan sumber daya manusia bidang penyiaran dapat bersaing di luar daerah.(ca)

Terkait: peraturan daerah Tentang Penyiaran D.I.Yogyakarta.

Pemerintah Kota Pontianak Sambut baik program KPID Kalbar


Walikota Pontianak Ir. H. Edi Rusdi Kamtono, MM.,MT menyambut anggota KPID Kalbar di ruang kerjanya, selasa 20 september 2022. Di sela aktivitasnya Edi Kamtono menyempatkan diri berbincang tentang penyiaran Kalimantan Barat.

Program kerja KPID kalbar dipaparkan oleh Ketua KPID, M.Y.I Deddy Malik. Dalam melaksanakan programnya, KPID Kalbar membuat agenda Sosialisasi Siaran Sehat yang tematik, melalui Literasi, FGD,  Talkshow dan Dialog Publik. Kalbar juga memberikan ruang kepada LP (Lembaga Penyiaran).

Walikota Pontianak, Edi Kamtono menyatakan pemerintah kota menyambut baik program KPID Kalbar. Dalam melakukan sosialisasi Pemkot siap mendukung dan terlibat bersama KPID. Untuk itu Edi Kamtono meminta melalui Dinas Kominfo berkomunikasi dalam merencanakan sosialisasi bidang penyiaran.

Edi Kamtono menambahkan, di tengah maraknya media pemberitaan baru di internet, masyarakat perlu semakin menyadari pentingnya informasi yang diterima. Masyarakat pun harus selektif dan bijak memilih informasi yang ditontonnya. Apalagi jika menyangkut tayangan terhadap anak.

Pada penutup diskusi Wakil Ketua KPID Kalbar, Winarno, SH. Menegaskan sosialisasi tugas dan fungsi KPID sehingga masyarakat mampu memilah informasi serta memberikan laporan jika ada tayangan yang melanggar ketentuan. (pc)

Wednesday, 21 September 2022

KPID Kalbar Kunjungi Pontianak Post


Selasa 20 september 2022 Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Kalimantan Barat, melakukan kunjungan kerja ke kantor media Pontianak Post. Pontianak Post sendiri dikenal memiliki sejarah panjang sebagai media cetak di Kalimantan Barat. Saat ini Pontianak Post berkantor pusat di jl. Gajah Mada Pontianak. Kunjungan KPID Kalbar diterima langsung oleh pimpinan perusahaan Drs. Salman Busrah beserta jajarannya. 

Dalam pertemuam yang berlangsung akrab berbagai hal turut diperbicangakan. Terutama menyoroti perkembangan media penyiaran televisi dan radio di Kalimantan Barat. Pada kesempatan tersebut Ketua KPID Kalbar M.Y.I Deddy Malik menyampaikan program kerja KPID Kalbar. Hal yang paling ditekankan adalah keinginan KPID untuk bekerjasama bersama media khususnya Pontianak Post dalam mengedukasi dan mensosialisasikan dunia penyiaran kepada masyarakat. Peran penting KPID dalam pengawasan isi siaran menjadi hal yang perlu dipahami masyarakat. Sehingga dapat menciptakan masyarakat yang sadar menonton tayangan yang sehat.

Menanggapi hal tersebut Salman menyampaikan perkembangan dunia pers khususnya cetak di Kalimantan Barat. Di tengah maraknya media baru di internet, media cetak seperti pontianak post turut berbenah dengan mengadaptasi perubahan teknologi. Terhadap dunia penyiaran radio Salman mengungkapkan keresahannya menyadari radio yang semakin hari kian redup. Sebagai penikmat siaran radio, pada masanya pernah menjadi sumber informasi yang sangat vital dalam penyebaran informasi daerah.

Diskusi membahas penyiaran kalbar.

Sebagai media cetak Pontianak Post telah melakukan berbagai kerjasama dengan lembaga-lembaga pemerintah maupun swasta. Beberapa lembaga sudah memiliki halaman artikel sendiri yang memuat  informasi lembaganya. Hal ini sesuai dengan tujuan sosialisasi kerja lembaga sehingga dikenal oleh masyarakat.

Ketua KPID berharap nantinya KPID dapat turut mengisi halaman Pontianak Post  dengan berbagai artikel tentang dunia penyiaran. Mengingat literasi melalui media cetak sangat diperlukan guna menyadarkan masyarakat tentang memilah dan memilih tontonan yang sehat. (pc)

Tuesday, 20 September 2022

Sutarmidji: Lembaga Penyiaran Harus Tingkatkan Profesionalitas


Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah, KPID Kalimantan Barat melakukan kunjungan kerja ke kantor Gubernur Kalimantan Barat, Selasa 20 september 2022. Kunjungan yang pertama kali ini diterima langsung Gubernur Kalbar H. Sutarmidji, SH., M.Hum. Di ruang kerja Gubernur. Dalam kesempatan tujuh Komisioner KPID Kalbar didampingi Plh. Kepala Dinas Kominfo Kalbar, D. Zamroni S.STP., MSI.

Kunjungan kerja dimaksudkan sebagai silahturahmi dan perkenalan komisioner KPID yang baru dilantik 12 agustus lalu. Selain itu jajaran KPID Kalbar memaparkan program kerja KPID kalbar terutama 100 hari kerja. Pada kesempatan ini Ketua KPID Kalbar, M.Y.I Deddy Malik menjelaskan fokus kerja KPID kedalam beberapa poin.

1. Sinergisitas KPID Kalbar PemProv Kalbar dan Lembaga Penyiaran sejalan dengan peran KPID Kalbar mendorong Lembaga Penyiaran membuat informasi program pembangunan dan kebijakan Pimpinan Daerah.

3. Sosialisasi Analog Swicth Off (ASO) melalui sinergi KemKominfo - PemProv - Pemegang MUX TV Digital - KPID Kalbar-Lembaga Penyiaran terkait cut off televisi analog pada 2 november 2022.

4. Penanganan daerah perbatasan terkait blankspot siaran dalam semangat mengawal informasi daerah dan nasional.

5. Pentingnya Perda Penyiaran untuk mendukung penyiaran daerah Kalimantan Barat.

Ditekankan Deddy pentingnya literasi penyiaran sehingga masyarakat semakin memahami siaran yang sehat. Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting untuk memilih siaran sehat sehingga bisa mengambil manfaat untuk kehidupan, baik dari sisi SDM, parenting, kesehatan, dan ekonomi kreatif. Peran penting masyarakat turut membangun lembaga penyiaran menghadirkan siaran yang bermanfaat bagi pemirsanya.

Dalam tanggapannya, Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji meminta lembaga penyiaran lebih kreatif di era digital. Terutama lembaga penyiaran daerah musti lebih profesional mengemas informasi, dengan menggunakan edit value dikenal, disukai dan dipilih. Pemberitaan harus disertai data yang komprehensif, tidak hanya berfokus pada yang disukai dan viral saja. Lembaga penyiaran daerah melalui perannya harus mendukung pemerintah daerah sehingga kebijakan yang diambil dapat meningkatkan pendapatan daerah, tambah Sutarmidji.

Pemerintah daerah juga musti  memiliki manajemen pengelolaan sumber daya manusia yang baik. Karena sumber daya alam kian lama akan habis. Hal tersebut salah satunya diwujudkan melalui pemahaman masyarakat terhadap informasi dan perkembangan daerah. Peran lembaga penyiaran menjadi sentral menyajikan tayangan yang sehat dan tepat bagi masyarakat kalbar.

Menanggapi perkembangan lembaga penyiaran daerah mulai tersaingi oleh media-media baru di internet, Sutarmidji meminta wartawan selaku ujung tombak lembaga penyiaran wajib membuka wawasan, jangan sampai kalah dengan narasumbernya, jangan sampai informasi dikuasai oleh media yang tidak kredibel. Bagi Sutarmidji, informasi yang baik akan membuat pemikiran positif bagi masyarakat sehingga berdampak kepada kehidupan psikologis yang positif pula.

Diskusi KPID bersama Gubernur Kalbar.

Bagi KPID Kalbar Sutarmidji memberikan masukkan agar tidak hanya berfokus dengan kerja-kerja internal, walaupun dengan berbagai keterbatasan infrastruktur dan SDM tetapi tetap bekerja dengan taktis dan berkualitas. (pc)

Tantangan 77 Tahun Radio Mengudara

     


Ketua KPID Kalimantan Barat M.Y.I Deddy Malik senin 19 september 2022 menjadi narasumber pada Talkshow Presisi: Prestasi dan Edukasi yang disiarkan oleh  Radio Persada. Talkshow mengambil tema Hari Radio Nasional, Radio Bangkit, Radio Berdaya. 

   Selain KPID Kalbar, hadir pula Ketua KPI Pusat Agung Suprio, Ketua KPID Jawa Barat Adiyana Slamet dan dipandu oleh Irwan Firman.

   Dalam kesempatan memberikan paparannya Deddy Malik menyampaikan progran kerja KPID Kalbar dalam melakukan tugasnya. literasi kepada masyarakat yang merupakan satu program 100 hari kerja, ada sosialisasi, dialog, diskusi publik, KPID Awards, dan riset indeks. 

   Dalam pesannya Deddy menyampaikan di usia Radio sudah 77 Tahun Mengudara masih menjadi Sarana Vital untuk Membangun Bangsa, awak radio terus Berkreatifvitas dalam membuat Program Siaran yang Sehat dan Berkualitas serta Inovatif bagi pendengar, serta selalu menjadi salah satu  sumber validitas Informasi.

    Pada masanya dahulu Radio pernah berada dititik jaya. Di saat sekarang banyak media baru perlu membangun semangat dengan:

1. Tetap Optimis dan Berpikir Positif, bahwa mengganggap serta bisa mengubah : Tantangan Menjadi Potensi serta kekuatan untuk lebih berkreativitas – On The Spot dll
2. Tetap Kreatif dlm mengemas Program siaran serta inovatif dalam membuat konten – contoh konten Lokal – Potensi kearifan Lokal
3. Memberikan Literasi dengan Kemasan yang menarik dan Update sehingga Masyarakat selalu berpikir dan menjadikan radio sbg salah satu sumber informasi valid yang peting, berkualitas dan sangat menarik utk pendengan simak
4. Menjadi sumber utama dalam pencarian informasi penting bagi masyarakat dlm semua aspek.

Terkait peran generasi muda atau yang berjiwa muda perlu melakukan pembaharuan konsep, riset, dan konten di radio, Deddy Malik masih memandang radio memiliki peran penting, karena Generasi Muda pada dasarnya merupakan salah satu asset pendengar terbesar dari radio. Di masa sekarang, dapat melakukan pembaruan dlm konsep, riset dan konten dg style kekinian yang milenial, masih banyak tema menarik yg bisa dan menantang utk dikembangkan, misalnya peran generasi muda melalui program siaran di radio yg sifatnya memotivasi seperti iptech character building/membentuk karakter melalui Komunitas pendengar. Pendidikan dalam meningkatkan SDM dan dikemas dalam program serta kompetensi yang dilakukan secara tematik dlm program siaran.

 

Di Kalimantan Barat, konten siaran unggulan yang bertahan bersifat tematik, misalnya di Informasi,  Hiburan dan Religi, dengan ciri Khasnya, Informasi Progres Pembangunan Daerah, Budaya dan konten Lokal Kalbar, tambah Deddy.


Radio musti Optimis dan Berpikir positi, Mengubah Tantangan menjadi Kekuatan dan Peluang/Potensi. Dan perlu adanya komunitas pendengar radio berdasarkan Program Siaran yg Tematik, sehingga semua program unggulan memiliki komunitas  pendengar secara khusus, Unik, menarik dan berdaya guna dan bermanfaat. Dapat pula menggunakan gaya milenial yang asyik untuk khususnya generasi Muda. (pc)